2002 MISSALE ROMANUM PDF

Pio V anno MDLXX promulgatum, 1 nemo non suscipit in multis iisque mirificis utilitatis fructibus esse numerandum, qui ex eadem Sacrosancta Synodo in universam Christi Ecclesiam dilapsi sunt. Per quattuor enim saecula, non modo illud ritus latini sacerdotes pro norma habuerunt, ad quam eucharisticum sacrificium facerent, sed sacri etiam Evangelii nuntii in omnes fere terras invexerunt. Innumeri praeterea sanctissimi viri animorum suorum erga Deum pietatem, haustis ex eo sive Sacrarum Scripturarum lectionibus sive precationibus, copiosius aluerunt, quarum praecipuam partem sanctus Gregorius Magnus in certum digesserat ordinem. Sed ex quo tempore latius in christiana plebe increbescere et invalescere copit sacrae fovendae liturgiae studium, quod, de Decessoris Nostri ven. Pii XII sententia, ostendere visum est, aeque providentis Dei erga huius aetatis homines propensissimae voluntatis indicium, aeque Sancti Spiritus per Ecclesiam suam salutiferum transitum, 2 palam pariter eluxit, Missalis Romani formulas tum aliquatenus recognoscendas tum accessionibus esse locupletandas. Recens autem Concilium Ocumenicum Vaticanum II, edita Constitutione a verbis Sacrosanctum Concilium incipiente, generalis renovationis Missalis Romani fundamenta locavit: statuens, ut primum textus et ritus ita ordinarentur, ut sancta, quae significarent, clarius exprimerent; 4 deinde, ut Ordo Missae ita recognosceretur, ut singularum partium propria ratio necnon mutua conexio clarius paterent, atque pia et actuosa fidelium participatio facilior redderetur; 5 tum ut, quo ditior mensa verbi Dei pararetur fidelibus, thesauri biblici largius aperirentur; 6 ut postremo novus ritus concelebrationis conficeretur, Pontificali et Missali Romano inserendus.

Author:Mekora Taran
Country:Cape Verde
Language:English (Spanish)
Genre:Automotive
Published (Last):28 October 2014
Pages:217
PDF File Size:12.87 Mb
ePub File Size:18.49 Mb
ISBN:222-6-57882-680-4
Downloads:66017
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nikobei



Prakonsili Trento[ sunting sunting sumber ] Sebelum Puncak Abad Pertengahan , ada beberapa buah buku panduan ibadat yang digunakan berbarengan dalam perayaan Misa, yakni satu buku sakramentarium yang berisi kumpulan doa , satu atau lebih buku kumpulan bacaan Kitab Suci , serta satu atau lebih buku kumpulan antifon dan madah. Bagian-bagian tertentu dari buku-buku panduan ini lambat laun dipadukan dalam satu buku, sehingga tercipta buku-buku panduan ibadat yang bersifat menyeluruh.

Buku-buku semacam ini disebut Missale Plenum misale lengkap. Pada tahun , Santo Fransiskus Asisi mengarahkan anggota-anggota tarekatnya untuk menggunakan format misale yang digunakan di lingkungan lembaga kepausan Regula, bab 3. Format misale ini selanjutnya disesuaikan lagi dengan kebutuhan karya kerasulan kelana mereka.

Paus Gregorius IX pernah mempertimbangkan untuk menggunakan misale hasil penyesuaian Tarekat Fransiskan ini sebagai misale segenap Gereja Katolik, tetapi tidak kunjung terlaksana. Pada tahun , Paus Nikolaus III akhirnya menetapkan misale hasil penyesuaian Tarekat Fransiskan sebagai misale yang wajib digunakan oleh semua gereja di kota Roma. Praktik ini menular ke seluruh Eropa, terutama setelah Johann Gutenberg menciptakan mesin cetak. Sayangnya, para penyunting percetakan sering kali membuat perubahan di sana-sini sesuka hati mereka, sehingga muncul berbagai variasi misale cetak, bahkan ada sejumlah misale cetak yang sangat menyimpang dari misale asli.

Kehadiran mesin cetak juga semakin mempermudah tersebarnya buku-buku liturgi lain yang kurang sahih. Sidang Konsili Trento menyadari bahwa segala kesimpangsiuran ini harus diakhiri. Dari Konsili Trento sampai Konsili Vatikan II[ sunting sunting sumber ] Missale Romanum edisi tipikal tahun , cetakan tahun Dalam rangka melaksanakan keputusan Konsili Trento, pada tanggal 14 Juli , Paus Pius V mengesahkan sebuah edisi Misale Romawi yang wajib digunakan oleh seluruh Gereja Latin , kecuali di tempat-tempat yang mengamalkan ritus tradisional setua paling kurang dua abad.

Edisi tipikal berarti edisi yang wajib diikuti oleh semua percetakan. Sejak akhir abad ke, berbagai misale independen beredar di Prancis dan sekitarnya. Misale-misale independen ini diterbitkan oleh uskup-uskup yang terpengaruh paham Jansenisme dan Galikanisme. Edisi tipikal baru ini disusun dengan mempertimbangkan seluruh perubahan yang sudah dilakukan sejak masa jabatan Paus Urbanus VIII.

Paus Pius X juga pernah merevisi Misale Romawi. Hasil revisinya disahkan sebagai edisi tipikal oleh penggantinya, Paus Benediktus XV , pada tanggal 25 Juli Misale Romawi hasil revisi Paus Pius X hanya mengalami sedikit koreksi, penghapusan, dan penambahan pada teks-teks doa, tetapi mengalami banyak sekali perubahan pada teks-teks rubrik, yakni perubahan-perubahan yang tidak dimasukkan ke bagian Rubricae Generales rubrik-rubrik umum , tetapi dikumpulkan menjadi bagian tersendiri dengan judul Additiones et variationes in rubricis Missalis tambahan-tambahan dan variasi-variasi dalam rubrik-rubrik misale.

Kontras dengan upaya tersebut, revisi oleh Paus Pius XII , meskipun terbatas hanya pada liturgi di empat hari dalam tahun Gereja, lebih berani sifatnya, karena perubahan tersebut memerlukan adanya perubahan dalam hukum kanon pula, yang sampai saat itu mengatur bahwa, kecuali untuk perayaan Natal pada tengah malam, Misa haruslah dimulai lebih dari satu jam menjelang fajar atau kurang dari satu jam sesudah tengah hari.

Pada bagian yang direvisinya, dia mengantisipasi beberapa perubahan yang baru diberlakukan sepanjang tahun sesudah Konsili Vatikan II. Pembaharuan-pembaharuan ini mencakup introduksi penggunaan bahasa lokal secara resmi untuk pertama kalinya dalam liturgi.

Paus Pius XII menunda penerbitan edisi tipikal yang baru sampai rampungnya pekerjaan komisi yang dibentuknya untuk mempersiapkan suatu revisi umum atas rubrik-rubrik Misale Romawi [1]. Meskipun demikian, dia mengotorisasi percetakan untuk menggantikan naskah-naskah terdahulu dengan naskah-naskah yang dijadikannya wajib pada untuk keempat hari yang disebutkan di atas.

Inovasi yang paling menonjol di dalamnya adalah dihapuskannya adjektiva "perfidi" dalam doa Jumat Agung bagi orang-orang Yahudi dan penyisipan nama Santo Yosef dalam kanon atau Doa Syukur Agung misa. Rubrik revisi dipersiapkan oleh komisi Paus Pius XII, yang dijadikankan wajib sejak 1 Januari , menggantikan dua dokumen dalam edisi ; dan surat apostoliknya Rubricarum instructum menggantikan Bulla sebelumnya, Divino afflatu dari Paus Pius X.

Revisi pascakonsili Vatikan II[ sunting sunting sumber ] Perubahan-perubahan atas liturgi pada dan yang timbul dari keputusan-keputusan Konsili Vatikan II tidak dimasukkan ke dalam Misale Romawi, namun direfleksikan dalam terjemahan lokal provisional yang diproduksi tatkala bahasa-bahasa umat mulai dipergunakan selain Bahasa Latin.

Bahkan negara-negara yang menggunakan bahasa yang sama memiliki terjemahan yang berbeda dan bervariasi dalam jumlah kata padanan yang digunakan. Suatu naskah pendahuluan non-definitif dari dua bagian dalam edisi ini telah beredar pada Edisi tipikal berikutnya dengan perubahan-perubahan kecil terbit pada Sebagaimana dinyatakan oleh Paus Benediktus XVI dalam motu proprio Summorum Pontificum , edisi Misale Romawi tidak pernah secara yuridis dihapuskan dan bebas dipergunakan oleh para imam Ritus Latin bilamana merayakan misa tanpa dihadiri umat.

Imam yang mengurus sebuah gereja dapat diberi izin untuk mempergunakannya di paroki-paroki bagi kelompok-kelompok umat tertentu yang berpegang pada format Ritus Romawi terdahulu, asalkan imam yang mempergunakannya memiliki "kualifikasi untuk melakukannya dan tidak terhalang secara yuridis" misalnya karena suspensi.

Edisi adalah edisi yang lazim dipergunakan oleh para imam dari persaudaraan-persaudaraan tradisionalis semisal Persaudaraan Imam St. Selain itu, beberapa imam yang berada dalam situasi yang disebut "situasi separasi" [2] juga merayakan misa secara umum dengan menggunakan edisi-edisi Misale Romawi selain yang terakhir.

Para pengguna lain ini adalah Serikat Santo Pius X , yang mempergunakan edisi tipikal tahun , dan para anggota Serikat Santo Pius V , yang mempergunakan edisi sebelumnya.

ALEO S18 240 PDF

2002 MISSALE ROMANUM PDF

Munris In feriis Adventus a die 17 ad 24 decembris, diebus infra octavam Nativitatis et in feriis Quadragesimae, exceptis feriis IV Cinerum et Hebdomadae sanctae, dicitur Missa de die liturgico occurrente; de memoria autem in calendario generali eo die forte inscripta sumi potest collecta, dummodo non occurrat feria IV Cinerum aut feria Hebdomadae sanctae. Ex his ab auctoritate competenti seligi possunt Missae pro supplicationibus, quae decursu anni a Conferentia Episcoporum statuentur. Roman Missal Ubi autem fidelibus cordi sunt memoriae ad libitum beatae Mariae Virginis vel Sanctorum, satisfiat legitimae eorum pietati. Cantus protrahitur, dum fidelibus Sacramentum ministratur. In potioribus tamen anni temporibus, haec accommodatio iam fit per orationes iisdem temporibus proprias, in Missali, pro singulis feriis, exstantes. Textus proinde, qui in celebratione proferuntur, determinandi sunt prae oculis habitis tum congrua ratione pastorali tum eligendi facultate in hac re facta. Quod fit non ad sollemnitatem exteriorem ritus augendam, sed ad significandum vividiore luce mysterium Romanu, quae est unitatis sacramentum.

IROAST2 MANUAL PDF

Misale Romawi

History[ edit ] Missals before the Council of Trent[ edit ] Before the high Middle Ages , several books were used at Mass: a Sacramentary with the prayers , one or more books for the Scriptural readings, and one or more books for the antiphons and other chants. Gradually, manuscripts came into being that incorporated parts of more than one of these books, leading finally to versions that were complete in themselves. In Saint Francis of Assisi instructed his friars to adopt the form that was in use at the Papal Court Rule, chapter 3. They adapted this missal further to the needs of their largely itinerant apostolate.

LA CAIDA DE NUMENOR TOLKIEN PDF

Missale Romanum

.

Related Articles