BUDIDAYA IKAN GABUS PDF

October 11, Ketika seseorang membahas tentang cara budidaya ikan gabus, apa yang ada di fikiran anda? Apakah anda mengenal sosok ikan yang satu ini? Ikan ini merupakan ikan predator di air tawar, sangat liar dan rakus hingga biasanya di takuti oleh para peternak ikan. Ikan gabus merupakan ikan buas pemakan segala benih ikan, bahkan ikan gabus juga memangsa serangga — serangga yang di temukan di air beserta beberapa ikan dewasa jika ia hidup di habitat asalnya.

Author:Goltizshura Akinozahn
Country:South Africa
Language:English (Spanish)
Genre:Software
Published (Last):1 June 2008
Pages:273
PDF File Size:1.28 Mb
ePub File Size:13.3 Mb
ISBN:433-1-85001-483-9
Downloads:91313
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tygokazahn



Secara umum ikan gabus memiliki ciri-ciri umum dimana pada bagian badan memanjang sedangkan kepala pipih seperti kepala ular, pada selururh pagian ikan gabus terdapat sisik. Ciri khas lain dari gabus adalah bau amisnya yang lebih kuat dibanding bau amis jenis ikan lainnya.

Peluang Usaha Budidaya Ikan Gabus Pada dasarnya peluang usaha dalam sektor budidaya mengalami peningkatan. Kenapa demikian, Semakin kesini semakin terasa persaingan untuk seseorang bekerja di sutu perusahaan atau instansi tertentu semakin susah. Seiring perkembangan teknologi bayak penelitian yang mengemukaaan bahwa ikan gabus mempunyai potensi nilai usaha yang bagus.

Kesadaran masyarakat atas makan ikan semakin tinggi, terlebih rasa dari daging ikan gabus meang enak dan cocok di olah untuk apa saja. Melihat kenyataan tersebut para interpreuner memandang bahwa budidaya ikan gabus merupakan peluang usaha yang menjanjikan, dengan potensi keuntungan yang cukup besar. Nah jika anda sekalian memang berminat dalam ternak ikan gabus. Secara garis besar budidaya ikan memliki dua sektor yang berbeda dalam budidaya.

Yang pertama adalah fokus budidaya pembesaran dan fokus budidaya pembenihan. Jika ingin berhasil dalam kegiatan budidaya, perhatikan bahasan di bawah ini, yang insya Allah bermanfaat Budidaya Ikan Gabus Pembenihan sudah pernah saya bahas sebelumnya dalam artikel tentang cara budidaya ikan lele tentang fokus usaha budidaya, Pada dasarnya dalam kegiatan budidaya terdapat dua fokus usaha yang sama sama berkaitan dengan satu objek. Hal ini menjadi peluang yang berbeda ketika kita membicarakan usaha pembenihan dan pembesaran.

Pembenihan ikan gabus merupakan suatu kegiatan yang ditujukan untuk menghasilkan benih yang siap panen kemudian di jual kepada peternak yang berfokus pembesaran. Biasanya setiap pembudidaya jarang yang sekaligus fokus kedua-duanya, mengapa demikian karena sesuatu hal yang berbeda ketika kita berbicara bbudidaya pembenihan dan pembesaran. Seperti biasanya dalam proses budidaya ada beberapa tahapan yang harus di lewati yang akan di jelaskan di bawah ini.

Menentukan Media atau Tempat Budidaya Sejatinya ikan gabus merupakan ikan yang hampir mirip dengan lele yang mempunyai ketahanan terhadap lingkungan. Jadi tidak terlalu masalah mau menggunakan tempat budidaya seperti apapun. Kelebihan Kolam Tanah Penggunaan kolam tanah asupan pakan alami akan lebih tinggi, sehingga akan berdampak kepada ketersediaan pakan dalam pembenihan ikan gabus Akan selalu ada beberapa pakan alami yang hidup dan berkembang biak secara langsung di dalam kolam ikan berjenis ini seperti beberpa jenis ikan — ikan kecil, udang — udang liar dan beberapa zat renik.

Kolam tanah menyerupai habitat alami dari ikan gabus, yang diharapkan dapat memaksimal pertumbuhan ikan gabus Pergantian air kolam tanah biasanya bersumber dari sungai, yang berdampak kepada masuknya pakan alami.

Tahapan selanjutnya setelah memilih tempat atau media budidaya adalah memilih indukan Memilih Indukan Ikan Gabus Objek utama sebelum benih dihasilkan dalam proses pembenihan adalah bagaimana kita memilih indukan ikan gabus yang berkualitas.

Pemilihan dilakukan dengan harapan benih yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus juga. Berikut beberapa ciri ikan gabus bibit unggul Ciri-ciri Indukan ikan gabus Ada perbedaan antara ikan gabus jantan dan betina, bentuk kepala gabus jantan oval sedangkan betina berbentuk bulat.

Warna tubuh ikan gabus jantan sedikit gelap dan pada betina terdapat warna kontras yang cukup terang. Alat kelamin gabus jantan memiliki warna agak merah dan jika di tekan akan keluar cairan bening.

Sedangkan gabus betina jika di tekan pada bagian perut akan mengeluarkan telur Selain itu ukuran perut gabus betina lebih besar dibanding gabus jantan Pemijahan dan Pendederan Ikan Gabus Setelah tahapan pemilihan indukan yang berkualitas, step slanjutnya dalam budidaya ikangabus adalah pemijahan dan pendederan. Pemijahan Pemijahan adalah suatu kegiatan mengkawinkan indukan jantan dengan indukan betina yang sudah siap dibuahi.

Masukan beberapa indukan betina dengan perbandingan 1 betina 3 jantan Pemijahan biasanya terjadi setelah hari Setelah itu lihat di tanaman air atau kakaban ada telur-telur yang menempel. Perawatan Larva Ikan Gabus sebenarnya untuk perawatan larwa ikan gabus tidak seribet perawatan jenis ikan lain, karena pada dasarnya ikan gabus memiliki kemampuan bertahan lebih baik dibanding jenik ikan budidaya lainnya.

Perawatan larva atau burayak ikan gabus bisa dikatakan susah-susah gampang. Untuk memahami bagaimana perawatan ikan gabus ada beberapa yang harus diperhatikan antara lain: Larva umur 2 hari Seperti apa yang telah dibahas di awal bahwa larva gabus yang sudah menetas memiliki cadangan makanan yang menempel dalam perutnya. Cadangan makanan itu biasanya bertahan sampai 2 hari setelah larva menetas.

Beberapa jenis pakan yang diberikan pada larva bisa berupa artemia, dengan pemberian 3 kali sehari. Selain pemberian pakan perlu diperhatikan pula kondisi suhu dan air yang harus stabil Larva umur 5 hari Setelah larva umur 5 hari, ukran larva sudah mulai besar maka pakan yang diberikan pun harus sedikit berbeda. Berakhirlah tahap pembenihan ikan gabus yang selanjutnya siap untuk di jual untu para pembudidaya pembesaran. Budidaya Ikan Gabus Pembesaran Tahapan selanjutnya setelah pembenihan adalah fokus budidaya pada pembesaran.

Pembesaran ditujukan untuk menghasilkan ikan ukuran konsusmsi yang siap di jual ke konsumen. Tahapan ini penting adanya untuk di perhatikan karena menjadi faktor keberhasilan suatu tahapan budidaya. Berikut akan dijelaskan step-step dalam pembesaran Penebaran Benih Ikan Gabus yang Benar Tahap pertama dalam proses pembesaran setelah persiapan kolam adalah penebaran benih Pemberian Pakan Ikan Tahap kedua adalah pemberian pakan ikan secara teratur Kontroling Selama Pembesaran proses kontroling atau pengawasan sangat perlu dilakukan Proses Panen atau Masa Panen setelah mencapai ukuran yang di inginkan saatnya ikan di panen Budidaya ikan gabus.

JGS524 MANUAL PDF

11 Cara Budidaya Ikan Gabus Biar Menghasilkan Panen Melimpah

Tapi seharusnya kamu pun tahu bagaimana ilmu untuk memelihara ikan gabus. Sebab ikan air tawar ini punya beberapa karakteristik. Seperti bersifat predator atau memangsa ikan-ikan yang lebih kecil. Termasuk juga serangga dan kodok tak luput disantapnya.

BENITO TAIBO PERSONA NORMAL PDF

Panduan Lengkap Budidaya Ikan Gabus, Sebuah Usaha yang Menjanjikan

Penetasan Telur Ikan Gabus Penetasan Telur Ikan Gabus Setelah indukan bertelur, maka segera persiapkan akuarium berukuran 65 x 45 x 45 cm, cuci hingga bersih lalu keringkan dan biarkan selama 2 hari. Proses penetasan ini biasanya berlangsung hanya dalam waktu sekitar 24 jam saja. Setelah menetas dan menjadi larva, larva-larva tersebut tidak perlu diberi pakan kerena mereka sudah memiliki sadangan makanan sediri hingga berumur 2 hari. Pemeliharaan Larva Ikan Gabus Pemeliharaan larva ikan gabus dari usia 2 hari sampai dengan 15 hari masih bisa dilakukan pada akuarium tempat penetasan, tingkat kepadatannya sendiri yaitu dapat diisi dengan 5 larva per liter air. Untuk menjaga kualitas air di dalam akuarium, sebaiknya air diganti secara rutin agar kualitas air tetap terjaga dari kotoran dan sisa-sisa pakan. Persiapan Kolam Dan Pengelolaan Air Pemeliharaan Larva Ikan Gabus Siapkan kolam ikan dengan dinding beton berukuran meter, setelah kolam selesai dibuat keringkan terlebih dahulu kolam selama 1 minggu. Setelah proses pengeringan ratakan dasar kolam dan lapisi dengan tanah yang dicampur dengan kotoran ternak setebal 30 cm, lalu taburkan pupuk kapur secara merata pada permukaan kolam yang sebelumnya telah dilapisi dengan pupuk kompos.

Related Articles