AKUNTANSI ISTISHNA PDF

Dalam dunia perbankan syariah, transaksi istishna memiliki kemiripan dengan transaksi salam, dalam hal barang yang dibeli belum ada pada saat transaksi, melainkan harus dilunasi terlebih dahulu. Berbeda dengan transaksi salam yang barangnya adalah hasil pertanian, pada transaksi istishna, barang yang diperjualbelikan biasanya adalah barang manufactur. Adapun dalam hal pembayaran, transaksi istishna dapat dilakukan dimuka, melalui cicilan, atau ditangguhkan sampai suatu waktu pada masa yang akan datang. Hukum Istishna Menurut mazhab hanafi, istishna hukumnya boleh karena hal itu telah dilakukan oleh masyarakat muslim tanpa ada ulama yang mengingkarinya. Biaya pra akad diakui sebagai biaya ditangguhkan dan diperhitungkan sebagai biaya istishna untuk akad yang ditandatangani, tetapi jika akad tidak jadi ditandatangani maka biaya tersebut dibebankan pada periode berjalan. Biaya istishna yang terjadi selama periode laporan keuangan, diakui sabagai aktiva istishna dalam penyelesaian pada saat terjadinya.

Author:Tarisar Magis
Country:Zimbabwe
Language:English (Spanish)
Genre:Relationship
Published (Last):12 January 2015
Pages:244
PDF File Size:20.79 Mb
ePub File Size:6.33 Mb
ISBN:521-7-95511-655-9
Downloads:78818
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Malajas



Dalam dunia perbankan syariah, transaksi istishna memiliki kemiripan dengan transaksi salam, dalam hal barang yang dibeli belum ada pada saat transaksi, melainkan harus dilunasi terlebih dahulu. Berbeda dengan transaksi salam yang barangnya adalah hasil pertanian, pada transaksi istishna, barang yang diperjualbelikan biasanya adalah barang manufactur. Adapun dalam hal pembayaran, transaksi istishna dapat dilakukan dimuka, melalui cicilan, atau ditangguhkan sampai suatu waktu pada masa yang akan datang.

Hukum Istishna Menurut mazhab hanafi, istishna hukumnya boleh karena hal itu telah dilakukan oleh masyarakat muslim tanpa ada ulama yang mengingkarinya. Biaya pra akad diakui sebagai biaya ditangguhkan dan diperhitungkan sebagai biaya istishna untuk akad yang ditandatangani, tetapi jika akad tidak jadi ditandatangani maka biaya tersebut dibebankan pada periode berjalan.

Biaya istishna yang terjadi selama periode laporan keuangan, diakui sabagai aktiva istishna dalam penyelesaian pada saat terjadinya. Biaya stishna paralel terdiri dari biaya perolehan barang pesanan, biaya tidak langsung dan jika ada semua biaya akibat sub-kontraktor tidak dapat memenuhi kewajibannya. Biaya istishna paralel diakui sabagai aktiva istishna dalam penyelesaian pada saat diterimanya tagihan dari subkontraktor sebesar jumlah tagihan.

Tagihan setiap termin kepada pembeli akhir diakui sebagai piutang istishna dan sebagai termin istishna istishna billing pada pos lawannya. Jika pembeli melakukan pembayaran sebelum tanggal jatuh tempo dan penjual memberikan potongan, maka potongan tersebut sebagai pengurang pendapatan istishna. Pengakuan Pendapatan dapat diakui dengan 2 metode: 1. Metode persentase penyelesaian Sistem pengakuan pendapatan yang dilakukan seiring dengan proses penyelesaian berdasarkan akad istishna, nilai akad sebanding dengan pekerjaan yang telah diselesaikan diakui sebagai pendapatan istishna pada periode yang bersangkutan.

Metode akad selesai Sistem pengakuan pendapatan yang dilakukan ketika proses pekerjaan telah diselesaikan. Pendapatan diakui berdasarkan persentase akad yang telah diselesaikan, biasanya menggunakan dasar persentase pengeluaran biaya dibandingkan dengan total biaya, kemudian persentase tersebut dikalikan dengan nilai akad.

Ketentuan Pembayaran 1. Alat bayar harus diketahui jumlah dan bentuknya, baik berupa uang, barang, atau manfaat 2. Pembayaran dilakukan sesuai dengan kesepakatan 3. Pembayaran tidak boleh dalam bentuk pembebasan hutang. Ridha dua belah pihak dan tidak ingkar janji 2.

Pihak yang berakad cakap hukum dan mempunyai kekeuasaan untuk melakukan jual beli 3. Pihak yang membuat menyatakan kesanggupan untuk membuat barang itu 4. Mashnu barang mempunyai criteria yang jelas seperti jenis,ukuran, mutu, dan jumlahnya 5. Akad kedua antara bank dan sub kontraktor terpisah dari akad pertama bank dan pembeli akhir 2. Kedua belah pihak setuju untuk menghentikannya 2. Jumlah yang telah dibayarkan 2.

DESCARGAR INTRODUCCION A LA ECONOMETRIA WOOLDRIDGE PDF

Akuntansi Istishna

Spesifikasi dan harga barang pesanan disepakati oleh pembeli dan penjual di awal akad. Ketentuan harga barang pesanan tidak dapat berubah selama jangka waktu akad. Barang pesanan harus memenuhi kriteria: 1. Memerlukan proses pembuatan setelah akad disepakati; 2. Sesuai dengan spesifikasi pemesan customized bukan produk massal; dan 3. Harus diketahui karakteristiknya secara umum yang meliputi jenis, spesifikasi teknis, kualitas, dan kuantitasnya. Barang pesanan harus sesuai dengan karakteristik yang telah disepakati antara pembeli dan penjual.

UNDERSTANDING ISLAMIC FINANCE MUHAMMAD AYUB PDF

Akuntansi Istishna'

PSAK 59 Terhitung Sejak atau 10 tahun lembaga keuangan baik bank syariah maupun entitas syariah yang lain tidak memiliki PSAK khusus yang mengatur transaksi dan kegiatan berbasis syariah. Januari — Juli , masyarakat mulai memberi usulan mengenai standar akuntansi untuk bank syariah. Juli , usulan masuk agenda dewan konsultan SAK. Agustus , dibentuk tim penyusunan pernyataan SAK bank syariah. Desember , Tim penyusunan menyelesaikan konsep exposure draf.

Related Articles